JOMBANG - Lapangan Ketanon Kecamatan Diwek dipenuhi ribuan siswa TK/RA, Sabtu (30/5) pagi. Mereka berasal dari 38 lembaga TK/RA Se-Kecamatan Diwek.
Mereka hendak mengikuti Gebyar Manasik Haji. Acara diselenggarakan oleh Ikatan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Muslimat Nahdlatul Ulama (IGPAUDMNU) Anak Cabang Diwek.
Ketua IGPAUDMNU Diwek, Lailatun Nikmah, menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk mempraktekkan teori rukun Islam. "Di sekolah masing-masing sudah dijelaskan rukun lslam, khusus yang haji kita praktekkan bersama-sama di sini," ujarnya.
"Ini sudah digelar rutin setiap tahun sejak tahun 2000 silam," ujar guru TK Ar-Rusydi Ketanon ini. Dia menambahkan, di setiap sekolah sudah ada pembekalan sebelum manasik haji.
"Tentu dengan standar bacaan khusus anak-anak ya," ujarnya. Tentu ini menurutnya disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta manasik haji.
Rangkaian kegiatan dibuka oleh Nur Khozin, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang. "Saya mengapresiasi kegiatan yang digelar IGPAUDMNU Diwek ini, sangat bagus," ujarnya singkat.
Sedangkan Wakil Ketua PAC Muslimat NU Diwek berpesan IGPAUDMNU Diwek terus berinovasi. "Untuk mengembangkan kegiatan positif bagi para guru TK dan RA di bawah Muslimat NU," ujar Junita Erma Zakiya.
Perempuan yang juga anggota DPRD Kabupaten Jombang ini menambahkan manasik haji sebagai pembelajaran yang menyenangkan. "Jadi tidak hanya teori di kelas," ungkapnya.
Dia berharap kegiatan ini diikuti peserta dengan gembira. "Termasuk gembira bagi guru dan walimurid yang mendampingi," pintanya.
Rangkaian kegiatan diikuti para peserta dengan tertib. Acara dipungkasi dengan doa penutup oleh KH Hamdi Soleh, ketua MWCNU Diwek. (muk)