Press ESC to close

Semarakkan Muktamar, Siap Kibarkan 1000 Bendera

  • Jul 29, 2026
  • 2 minutes read
  • 12 Views

JOMBANG — Agenda Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas tinggal satu bulan lagi. Warga Jombang sudah bahu-membahu menyambutnya dengan suka cita.

Salah satunya yang akan dilakukan keluarga besar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek. Mereka akan memasang 500 umbul-umbul dan 1000 bendera NU.

Hal itu disampaikan Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh dalam pengajian Seloso Legi di Masjid Shirotol Mustaqim Desa Bandung, Selasa (28/7). Kegiatan tidak hanya dihadiri jajaran syuriyah dan tanfidziyah MWCNU Diwek. Tapi juga para pengurus 21 ranting NU, lembaga dan badan otonom (banom).

Pemasangan ini dilakukan lebih awal demi mempersiapkan secara maksimal penyambutan di wilayah Kecamatan Diwek walupun belum ada instruksi khusus dari PCNU Jombang. "Akan dipasang mulai tanggal 10 Agustus, mulai Mojosongo hingga Tebuireng," ujarnya.

Terkait kesiapan teknis, Kiai Hamdi juga memaparkan sejumlah hasil kesepakatan rapat. Termasuk kantor MWCNU Diwek dan Masjid An-Nur Jatipelem yang akan dioptimalkan sebagai posko transit. "Saat Muktamar digelar, kantor MWCNU Diwek akan dihidupkan 24 jam sehari mulai 21 Agustus sampai 31 Agustus, siap melayani penginapan maupun istirahat," imbuhnya.

Warga yang memiliki rumah atau kendaraan dan berkenan meminjamkannya secara sukarela, juga dipersilakan mendaftar ke kantor MWCNU Diwek. "Akadnya gratis, bukan disewakan, untuk membantu melancarkan mobilitas peserta," tambahnya.

Diperkirakan lebih dari 100.000 warga nahdliyin, termasuk perwakilan sekitar 30 Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dari luar negeri, akan membanjiri Jombang. "Tidak mungkin orang sudah jauh-jauh ke Jombang, ke Tambakberas, tetapi tidak ingin mampir ziyarah ke Mbah Hasyim dan Gus Dur di Tebuireng," tandasnya.

Rais Syuriah MWCNU Diwek, KH Nur Hadi, mengajak warga NU Diwek mensukseskan Muktamar. "Siapa saja yang ikut merawat NU, hidupnya akan diberkahi," ujarnya mengutip pesan kiai sepuh Jombang.

Kiai muda akrab disapa Mbah Bolong ini juga mendorong warga NU untuk meraih kunci kebahagiaan. "Agar meraih shirothol mustaqim, yaitu jalan yang diberi keimanan,.sehingga menikmati kehidupan, baik nikmat iman maupun nikmat istikomah," tambahnya.

Orang hidup menuju Allah, menurutnya, tidak cukup hanya fikih dan syariat. "Tapi juga hati yang bersih," tambahnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris MWCNU Diwek, Muhammad Ridwan menambahkan rangkaian kegiatan di lingkup MWCNU Diwek menyambut Muktamar NU akan diawali dengan khatmil Qur'an. "Tanggal 23 Agustus dan malam harinya doa bersama istighosah," ujarnya.

Dia menambahkan, akan disediakan minuman kopi dan teh di posko Kantor MWCNU Diwek selama Muktamar digelar. "Untuk para rombongan yang singgah istirahat dalam perjalanan," pungkasnya. (har/ani)

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Akselerasi Kedaulatan Digital Santri, RMI PBNU dan Alkademi Gelar Beasiswa Santri AI Fellowship Batch #2
Siap Jadi Penginapan Muktamirin, MA-UWH Tambakberas Percantik Lokasi
PBNU-Kemenkes Sepakat Perkuat Kerjasama Sukseskan Program Pemerintah Bidang Kesehatan Masyarakat
PBNU-Kemenkes Sepakat Perkuat Kerjasama Sukseskan Program Pemerintah Bidang Kesehatan Masyarakat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.