Gus Ulil Ngaji Ihya’ Ulumuddin: Mencela dan Membenci Sifat-Sifat Kikir

Sudah jelas bahwa sifat kikir ini bertingkat-tingkat, dan tingkat yang paling tinggi menunjukkan ketidakmampuan untuk memenuhi kewajibannya, seperti mengeluarkan zakat, memberikan nafkah kepada keluarganya, atau mengadakan jamuan untuk tamu.

Rethinking Kalender Hijriyah Global (KMT)

Prinsip kalender hijriyah sebagai metode penghitungan (hisab) bilangan bulan (‘iddah al-syuhur) dan bilangan tahun (‘adad al-sinin). Idealnya dibuat berdasarkan nature ajaran islam sebagai agama yang lurus (al-din al-qayyim), berbasis fikih, atau pemahaman terhadap postulat ayat-ayat Al-Qur’an yang berkorelasi dengan waktu aktifitas manusia di ruang muka bumi.

Gus Ulil Ngaji Ihya’ Ulumuddin: Dunia Instrumen Jiwa dan Roh

Apa itu hakikatnya dunia? Kenapa manusia sibuk mengurus dunia sehingga lupa kepada Allah Swt. Serta dirinya sendiri? Yang jelas, kata Gus Ulil, dunia dikatakan dunia karena meliputi tiga unsur. Pertama, karena ada wujudnya (a’yan maujudah); kedua, kita memiliki kepentingan (ada kepentingannya); ketiga, kita melakukan sesuatu untuk mendapatkannya (effort).

Kisah Syam’un: Seorang Wali yang Ibadah 1000 bulan

Dalam kitab durratun nasihin terdapat beberapa berbagai pendapat ulama mengenai asbabu nuzul (sebab turunnya ayat al-Qur’an) QS. al-Qadr. Tetapi ada pendapat yang menarik yang merujuk dari riwayat Ibnu Abbas r.a. Menurut riwayat ini, turunnya QS. al-Qadr berkaitan dengan kisah Syam’un al-Ghazi.

Tiga Tawanan yang Diuji Keimanannya

Diceritakan bahwa pada masa kepemimpinan Umar ibn Abdul Aziz, ia pernah mengutus pasukan ke daerah Romawi untuk keperluan perang.

Meneladani Ciri Khas Ulama NU: Keikhlasan, Kecintaan Terhadap Ilmu, dan Seni

Ulama NU telah mewariskan nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi kehidupan berbangsa dan beragama. Keikhlasan, kecintaan pada ilmu, dan seni adalah warisan yang harus kita jaga dan terus hidupkan.