Press ESC to close

Menjelang 100 tahun NU, Tingkatkan SDM Bidang Sains-Teknologi dan Perkuat Kolaborasi

JAKARTA, Pesantren.ID - Seratus tahun Nahdlatul Ulama sebentar lagi, dalam beberapa tahun lagi. Beberapa komunitas santri memberikan sumbangsih gagasan untuk meningkatkan peran Nahdlatul Ulama serta kontribusi para santri.

Hal ini menjadi kesepakatan bersama dalam dialong 'Jelang 100 Tahun NU: Santri, Sains dan Teknologi' yang diselenggarakan oleh Podcastren, Diaspora Santri, PCINU United Kingdom dan Santri Mengglobal, pada Sabtu (07/02/2021) malam tadi.

Agenda ini dipandu oleh Munawir Aziz (Sekretaris PCI Nahdlatul Ulama United Kingdom) dan Kayla Zerlina Khairunnisa (Mahasiswa Nottingham University UK & Presidum Gusdurian UK). Dihadiri beberapa narasumber: Dr. M. Hasan Chabibie (Plt. Ketua Pusdatin Kemendikbud & Plt. Ketua Umum MATAN), Fahrizal Yusuf Affandi (Sekretaris PCINU Belanda & Mahasiswa doktoral Wageningen University), dan Alfian Helmi, Ph.D (alumni Hokkaido University Jepang & Dosen IPB Bogor).

Menjelang 100 tahun NU, Tingkatkan SDM Bidang Sains-Teknologi dan Perkuat Kolaborasi

M. Hasan Chabibie menyampaikan bahwa saatnya santri berkolaborasi, agar tercipta program dan kontribusi yang lebih nyata. "Saat ini banyak santri yang menjadi ahli di bidang masing-masing. Kita menjaga bidang agama, sekaligus juga menguasai sains dan teknologi. Nah, ke depan penting untuk kolaborasi," ungkap Hasan, yang juga pengasuh pesantren Baitul Hikmah, Depok, Bandung.

Sementara, Fahrizal Yusuf Affandi menyoroti bahwa kekuatan NU itu di aspek voluntary. "Para kader NU tersebar di berbagai negara, di penjuru dunia. Mereka punya kerelaan dan pengabdian yang besar, yang harus dikanalisasi untuk pengembangan organisasi," terang Fahrizal.

Alfian Helmi menjelaskan betapa penting mengakui bahwa keilmuan pesantren itu sangat ilmiah. "Sejak kecil kita terbiasa ngaji kitab, yang punya referensi melimpah serta perbedaan pendapat antar ulama yang menjadikan kita punya banyak pilihan. Ini tradisi ilmiah yang harus kita, selain memperkuat bidang sains, teknologi yang dibutuhkan saat ini," jelas Alfian, yang juga anggota I4 (Ikatan Ilmuan Indonesia Internasional).

Menjelang 100 tahun NU, Tingkatkan SDM Bidang Sains-Teknologi dan Perkuat Kolaborasi

Diskusi ini diselenggarakan dalam 3 serial di tiap akhir pekan, untuk mengajak para santri memikirkan 100 tahun Nahdlatul Ulama. Agenda ini juga didukung oleh beberapa komunitas, semisal Griya Peradadan, Dunia Santri Community, dan jaringan media Islam. Diskusi juga disiarkan secara langsung via media sosial 164 Channel. []

Pewarta: Hanan Zay

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.