Press ESC to close

Digelar, Workshop Literasi Milenial bagi Santri dan Mahasiswa

KUDUS, Pesantren.id – Sekira 50 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan santri di Kabupaten Kudus, mengikuti workshop literasi yang diselenggarakan oleh Ma’had Aly TBS Kudus, Dewan Mahasantri (Dema) Ma’had Aly TBS Kudus, Perpustakaan IAIN Kudus dan Pondok Prisma Qur’anuna.

Dalam acara yang didukung juga oleh para Cendekia Baznas dari Ma’had Aly TBS Kudus ini, sebagai pemantik pertama adalah Dr KH Ahmad Faiz Lc MA (mudir Ma’had Aly TBS Kudus yang juga pengasuh Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Menawan) dan H Nur Said MAg MA (kepala Perpustakaan IAIN Kudus/ ketua Lakpesdam NU Kudus).

Sedang narasumber workshop yang dihadirkan adalah Hj Farida Ulyani MPd (dosen Bimbingan dan Konseling IAIN Kudus/ pengasuh Pondok Prisma Qur’anuna) serta Rosidi (mentor Cendekia Baznas Ma’had Aly TBS Kudus).
Dr KH Ahmad Faiz di depan para peserta, sangat mengapresiasi penyelenggaraan workshop ini, dan mendorong para peserta (santri/ mahasiswa) untuk berkontribusi dalam dunia literasi.

“Nabi Muhammad sendiri secara khusus menyiapkan generasi yang siap menulis. Sosok yang dipersiapkan khusus, yakni Zaid bin Tsabit,” katanya sembari mengisahkan bagaimana proses Zaid bin Tsabit menekuni (terjun) di dunia literasi.

Mudir Ma’had Aly TBS Kudus itu juga mendorong para peserta workshop, khususnya para Cendekia Baznas, untuk menekuni literasi. “Budaya menulis dari dulu sangat penting. Nama bisa sirna, jasad bisa tidak terlihat, tetapi karya akan menjadikan umur kita panjang sepanjang panjangnya,” tuturnya.
H Nur Said juga mendorong para peserta untuk menulis. “Banyak teladan tentang literasi, salah satunya RA Kartini. Buku ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ dulunya adalah ‘curhatan’ Kartini yang kemudian di bukukan,” ujarnya.

Sedang Hj Farida Ulyani, selain memotivasi peserta, menunjukkan bahwa seorang dalam menulis itu ada yang yang menulis dari hati (agar yang membaca bisa tercerahkan), menulis dengan wawasan (mencerdaskan diri dan lingkungan sekitar), menulis tentang rekam jejak dan tulisan yang bisa merubah dunia. Sementara Rosidi, pada kesempatan itu berbagi tips dan trik mencari ide dan menuliskannya menjadi sebuah opini. []

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.