Press ESC to close

Digelar, Rukyatul Hilal di GSG TBS Kudus

KUDUS, Pesantren.id - Berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa/ mahasantri, ustaz, dosen, kiai, anggota dewan hingga pejabat pemerintah kabupaten, menghadiri rukyatul hilal yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus, Rabu (22/3/2023).

Dari Yayasan TBS Kudus nampak hadir antara lain KH Noor Badi, KH Hasan Bisri, H M Hilmy, Gus Maulana Malikuddin, dan Gus Ulil Aidi. Hadir juga Dr KH Ahmad Faiz (mudir Ma'had Aly TBS Kudus), K Syafi'i (kepala MA), K Salim (kepala MTs), K Arief Musta'in (kepala SMA TBS Keramat), K Mbar Utomo (kepala MI), K Chirzil Ala (kepala MPTs) dan Ustaz Jamaluddin (kepala SD).

Hadir pula sejumlah tokoh antara lain H Syafi'i (Kabag Kesra Setda Kudus mewakili Bupati H M Hartopo), H Muhtamat (anggota DPRD Kabupaten Kudus), Dr Abdulloh Hamid (dosen UIN Sunan Ampel, Surabaya), KH M Saifuddin Luthfi (pengurus Lembaga Falakiyah PBNU), KH Amin Yasin (Katib Syuriyah PCNU Kudus), dan K Azhar Lathif (ketua Lembaga Falakiyah NU Kudus).

Di luar itu, ada pula K Agus Yusrun Nafi (BHRD Kudus bersama jajarannya), KH Moh Alamul Yaqin (pengasuh Pondok Darul Falah, Jekulo), KH Shofi Luthfi (pengasuh Pondok Tasywiqul Furqon, Kajeksan), Purwono Nugroho (Djarum Foundation), mahasiswa Prodi Falak UIN Walisongo Semarang, siswa MA NU TBS Kudus dan pegiat falak MA Salafiyah Kajen, Pati.

Digelar, Rukyatul Hilal di GSG TBS Kudus

Dr KH Ahmad Faiz dalam sambutannnya, mengutarakan, rukyatul hilal kali ini bersinergi dengan banyak kalangan (lembaga/ institusi). "Ada dukungan dari Bagian Kesra Setda Kudus, ada dari Djarum Foundation, dan banyak lembaga lainnya," tuturnya.

Dia mengemukakan, bahwa di Kabupaten Kudus, tidak hanya TBS yang mengkaji dan mengembangkan ilmu, tetapi ada juga lainnya, salah satunya Madrasah Qudsiyyah. "Salah satu tokoh dan pakar falak di Kudus saat ini, salah satunya yang di samping saya, yaitu KH M Saifuddin Luthfi (Mbah Ifud). Mari bersama-sama kita rawat dan jaga ilmu falak agar tidak punah," ujarnya.

Sementara itu, dalam prosesi rukyatul hilal yang dipimpin Kiai Azhar Lathif itu, peserta tidak bisa melihat hilal karena terhalang oleh mendung. Hingga beberapa kali Kiai Azhar bertanya kepada semua peserta, "Apakah ada yang melihat hilal?" Hingga berakhirnya prosesi rukyat, tak ada satu pun yang mengaku melihat hilal. []

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Dari Gresik untuk NU: KH Chisni Umar Burhan dan Dedikasi Arsip Sejarah
Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.